MATERI SIMULASI DAN KOMUNIKASI DIGITAL SMK KD 3.5 MENGANALISIS FITUR YANG TEPAT UNTUK PEMBUATAN SLIDE
PROGRAM PEMBUATAN SLIDE PRESENTASI
Mengenal Microsoft Powerpoint
Pengertian Microsoft Powerpoint
Presentasi merupakan salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan untuk menyampaikan suatu topik, ataupun informasi kepada orang lain. Aplikasi presentasi pada awalnya dikembangkan oleh Bob Gaskins dan Dennis Austin sebagai presenter bagi Forethought, Inc yang kemudian diubah namanya menjadi PowerPoint versi 1.0 dirilis pada tahun 1987 dengan dukungan komputer besutan Apple Machintos. Slide merupakan satu tampilan di layar berupa uraian gambar atau grafik yang digunakan untuk mempresentasikan sesuatu. Slide presentasi dibuat menggunakan program khusus. Salah satu program yang populer dan sering digunakan adalah Microsoft Powerpoint. Microsoft Powerpoint adalah salah satu bagian dari Microsoft Office yang berguna untuk membuat slide presentasi. Slide presentasi ini biasanya digunakan untuk mengajar, keperluan presentasi di lembaga ataupun perusahaan, dan membuat animasi sederhana.
Sebelum munculnya Microsoft PowerPoint, presentasi dilakukan menggunakan transparansi proyektor (OHP/Over Head Proyector) gimana proses presentasinya dapat dikatakan belum begitu mudah dan efisien waktu. Tetapi, dengan munculnya Microsoft Power Point menjadikan presentasi lebih mudah sebab didukung oleh fitur-fitur yang menarik. Karena merupakan program pembuatan presentasi, tentu fungsi utama dari Microsoft Powerpoint adalah membuat presentasi dijadikan ke dalam slide-slide, yang memudahkan mencetak dan mengatur slide dan menyimpannya dalam bentuk softcopy. Dengan begitu dapat diakses melalui perangkat komputer. Slide presentasi dapat dibuat lebih menarik dengan menambahkan gambar, animasi, video maupun audio.
Menu dalam Microsoft PowerPoint
Menu-menu dalam Microsoft Powerpoint antara lain sebagai berikut.
a. File tab, merupakan tombol tab yang digunakan untuk membuka jendela info dokumen terdapat beberapa perintah pada tab ini antara lain Save, Save As, Print, New, Open dan beberapa perintah lainnya.
b. Quick Access Toolbar, merupakan toolbar yang berisi perintah secara cepat. Biasanya berisi save, unduh, dan redo. Tetapi dapat kita tambahkan perintah lain yang sering kita gunakan akan mempercepat aksesnya.
c. Tittle Bar, seperti namanya pada title bar berisikan nama file yang sedang dibuka beserta jenis filenya. Seperti contoh pada gambar tersebut adalah "presentation1-microsoft PowerPoint".
d. Ribbon Tab, merupakan sebuah toolbar yang terdiri dari beberapa perintah di mana perintah tersebut telah dikelompokkan sesuai fungsinya.
e. Control Windows, Merupakan sekumpulan perintah untuk memperbesar, memperkecil, dan menutup tampilan PowerPoint.
f. Tab slides, merupakan sebuah tool bar untuk menampilkan daftar slide yang sudah dibuat.
g. Status Bar, berisi jumlah slide, dan nama tema yang digunakan dalam membuat slide.
h. View Mode, Merupakan sekumpulan perintah yang digunakan untuk mengatur mode tampilan Microsoft PowerPoint.
i. Zoom slider, merupakan sebuah tombol yang digunakan untuk memperbesar atau memperkecil tampilan halaman kerja. Untuk lebih jelasnya dapat dilihat pada gambar berikut.
Keunggulan Microsoft Powerpoint
Sebagai program membuat slide presentasi, Microsoft Powerpoint memiliki beberapa keunggulan, antara lain sebagai berikut.
a. Dapat digunakan sebagai media pembelajaran yang canggih (hampir setara dengan micro Media Flash).
b. Animasi yang disediakan bervariasi.
c. Dengan slide presentasi, maka dapat menarik audiens atau pendengar dengan transisi baru dan peningkatan animasi.
d. Dapat mempercepat pekerjaan.
e. Dapat mengakses presentasi dari lebih banyak lokasi dan lebih banyak perangkat.
f. Mengatur dan mencetak slide dengan lebih efektif.
g. Mudah dioperasikan.
Fitur-fitur dari PowerPoint 2013 dan cara penerapannya
Slides
Sebuah file presentasi terdiri atas rangkaian slide yang disajikan secara runtut dengan informasi yang tersaji dengan menarik. Informasi yang menjadi konten presentasi dapat berupa teks, tabel, grafik, smartArt, gambar, audio, maupun video. Langkah-langkah membuat slide dijelaskan sebagai berikut.
a. Tambahan slide baru dengan klik new slide
b. Pilih tata letak (layout) Two Content dan masukkan konten yang akan dipresentasikan pada placeholder yang tersedia.
Mengelola slide
Mengelola slide berarti melakukan duplikasi slide (duplicate slides), memindahkan slide (move slide), menghapus slide (delete slide), menambahkan section, dan memublikasikan slide. Duplikasi slide sama dengan menyalin slide menggunakan tombol kombinasi CTRL + C dan paste (CTRL + V) pada tempat yang diinginkan.
Ruler, Guides, dan Gridlines
Untuk mengatur posisi objek yang disusun di slide, anda dapat memanfaatkan Ruler, Gridlines, dan Guides. Klik tab view dan berikan tanda centang pada fitur yang diinginkan dikelompok Show.
Desain tema dan latar belakang
PowerPoint 2013 dilengkapi dengan kemampuan mendesain slide sehingga menjadi lebih menarik ketika pemaparan presentasi. Untuk membuat tampilan slide, dibutuhkan fitur tema yang berada di tab design dengan cara sebagai berikut.
a. Klik more pada kelompok Themes
b. Pilih "Metropolitan". Jika menginginkan tema selain yang tersedia, klik browser for Themes.
c. Klik more pada kelompok variants, pilih color → Blue Green.
Kelompok variants juga memiliki fitur lain, yaitu Fonts, Effect, dan Background Styles. Jika ingin mengubah satu atau beberapa slide, anda dapat menggunakan format background di kelompok Customize. Pada PowerPoint 2013, ukuran yang digunakan adalah widescreen (16:9). Apabila ingin mengubah ukuran slide, anda dapat menggunakan slide size.
Slide Master
Template slide Master dapat dibuat dengan langkah-langkah berikut.
a. Pada tab view, klik slide Master.
b. Slide paling atas pada panel navigasi di sebelah kiri adalah slide Master, sedangkan slide di bawahnya adalah berbagai pilihan layout yang disediakan, misalnya Slide Layout 1, Slide Layout 2, dan seterusnya.
c. Modifikasi yang dilakukan pada Master slide di antaranya menambahkan logo, menambahkan pictures, menambahkan font, dan menambahkan shapes.
d. Setelah modifikasi selesai dilakukan, klik Close Master View pada tab Slide Master.
Hyperlink
Hyperlink digunakan untuk menautkan satu laman web yang lain. pada PowerPoint 2013, hyperlink digunakan untuk menautkan laman web, file, dan email ke dalam slide. hyperlink terdiri atas dua bagian, yaitu alamat halaman web (webpage), alamat email, atau lokasi lain dalam bentuk tautan (link), dan tampilan link berupa teks, gambar, atau bentuk (shapes).
Transisi
Transisi (transitions) merupakan
efek khusus yang terjadi ketika perpindahan dari satu slide ke slide yang lain
saat presentasi ditayangkan. Sebagai contoh digunakan efek menghapus (wipe),
efek memudar (fade), atau efek kedip (flash). PowerPoint 2013 membagi transisi
menjadi Subtle, Exciting, dan Dinmic Content. Jika ingin mengatur satu jenis
transisi untuk semua slide, klik fitur Apply to All pada kelompok Timing di
sebelah kanan kelompok Transition to This Slide. Tersedia juga fitur Sound
untuk menambahkan suara pada tiap slide. Langkah terakhir yang perlu dilakukan
adalah memeriksa slide yang telah diberi transisi, dengan cara klik Priview di
sebelah kiri kelompok Transition to This Slide.
Animasi
Pada powerPoint 2013 dapat
ditambahkan animasi (animation) pada teks atau objek yang berada di placeholder
yang dipilih. Penambahan animasi dapat digunakan untuk menarik perhatian
audiens ke teks atau objek tertentu sehingga konten presentasi lebih mudah
dimengerti. Animasi yang disediakan dibagi menjadi empat jenis, yaitu Entrace,
Emphasis, Exis, dan Motion Paths.
Media
PowerPoint 2013 menyediakan fitur
insert media yang memungkinkan untuk menjalankan berbagai jenis media pada saat
melakukan presentasi. Penggunaan berbagai media ini menjadikan presentasi lebih
menarik. Media yang dapat diintegrasikan dengan PowerPoint 2013 meliputi Video,
Audio, dan Screen Recording.
Menayangkan Presentasi
Presentasi yang selesai disunting
sebaiknya diuji coba dengan cara menayangkan slide per slide. Pemanfaatan berbagai
jenis editing dapat dilakukan pada saat slide tersebut ditayangkan, misalnya
slide desain, transisi, atau animasi. Menayangkan slide dapat dilakukan dengan
klik tab Slide Show →klik From Beginning atau menayangkan dari awal slide
dengan menekan tombol F5. Presentasi yang ditayangkan akan memenuhi seluruh
tampilan layar monitor. Hal yang perlu diperhatikan adalah adanya tampilan
berbeda jika komputer yang digunakan terhubung dengan proyektor (mode presenter
view). Pada mode ini terdapat fitur tambahan seperti Black or unblack yang
berfungsi untuk menyembunyikan slide dengan tampilan hitam. Setelah selesai
melakukan presentasi, anda dapat menggunakan tombol Esc agar dapat keluar dari
mode presentasi.
Teknik Komunikasi
PowerPoint 2013 menjadi sebuah lompatan yang cukup jauh dari segi antarmuka pengguna dan kemampuan grafik yang ditingkatkan. Selain itu, dibandingkan dengan format sebelumnya menggunakan data biner dan menawarkan format data XML dengan ekstensi *.ppt
a. Langkah Awal
Langkah awal yang harus dilakukan pada penggunaan program Microsoft PowerPoint 2013 adalah mengaktifkannya.
Langkah-langkah untuk mengaktifkan Program Microsoft PowerPoint adalah dengan menyalahkan computer terlebih dahulu dan tunggu sampai system operasi menampilkan area kerja (desktop). Lanjutkan dengan klik Start pada taskbar kemudian sorot All Program dan pilih Microsoft Office, kemudian klik Microsoft Office PowerPoint 2013. Selain itu, bisa juga dengan melakukan double click pada shortcut Microsoft Office PowerPoint 2013.
Memulai PowerPoint 2013
Saat memulai Microsoft Powerpoint 2013, jendela program PowerPoint akan terbuka. Jendela ini umumnya berisi ribbon, tab, group, dan fitur-fitur yang memiliki fungsi tertentu. Microsoft Office PowerPoint 2013 memiliki tampilan user interface yang berbeda dengan PowerPoint versi sebelumnya. user Interface tersebut dirancang untuk membantu user lebih produktif dan mudah dalam menggunakan seluruh fasilitas serta fungsi yang ada.
Mengakhiri program Microsoft PowerPoint 2013
Ada dua cara untuk dapat mengakhiri program PowerPoint 2013, yang dijelaskan sebagai berikut.
a. Pilih dan klik pada file Button, kemudian pilih Close atau klik Exit PowerPoint.
b. Klik ikon Close Windows di pojok kanan atas.
Sebuah slide yang baik akan mampu menjelaskan ide dan gagasan ingin disampaikan seorang presenter. Dengan demikian, audiens akan terbantu ketika melihat slide yang ditampilkan dan presenter pun lebih mudah menjelaskan makna yang dikandung oleh slide tersebut.
1. Membuat File Presentasi
Membuat presentasi berarti membuat slide yang baru dan disesuaikan dengan tema yang dibuat. Berikut ini langkah-langkah untuk membuat slide presentasi melalui slide baru yang masih kosong.
a. Klik Tab Home, lalu pilih pada New
b. Pada Available Templates and Theme, klik pada Blank Presentation.
c. Akhiri dengan klik tombol Creat sehingga akan muncul tampilan slide sebagai berikut.
Kotak Click to Add tittle digunakan untuk memasukkan teks judul presentasi. Misalnya, diketik "LATIHAN DASAR MEMBUAT PRESENTASI".
- Kotak Click to Add subtitle digunakan untuk memasukkan anak judul. Masukkan nama anda masing-masing, misalnya "Oleh : Jaka Andrawina".
d. Selanjutnya, tekan tombol CTRL + M untuk menyisipkan slide baru masukkan naskah berikut.
Sehubungan dengan posisinya di masyarakat, Soedirman dijadikan sebagai komandan (daidanco) dan dilatih bersama orang lain dengan pangkat yang sama. Di Bogor, ia dilatih oleh para perwira dan tentara Jepang, para Taruna dipersenjatai dengan peralatan yang disita dari Belanda. Setelah empat bulan pelatihan, Soedirman ditempatkan di batalion, Kroya, Banyumas, Jawa Tengah, tidak jauh dari Cilacap.
2. Menyimpan File Presentasi
Penyimpanan file presentasi bertujuan untuk menjaga hal-hal yang tidak diinginkan, misalnya listrik padam dan memudahkan pemanggilan file. Langkah-langkah untuk menyimpan file presentasi dengan nama diuraikan sebagai berikut.
a) Klik tombol File Button, lalu klik pada pilihan Save As. Di layar akan tampil kotak dialog sebagai berikut.
Tentukan tempat atau folder penyimpanan yang diinginkan pada kotak isian Save In.
b) Pada kotak isian File Name, ketikan nama file dengan "LATIHAN DASAR".
c) Klik tombol Save untuk menyimpan file tersebut.
d) Selanjutnya, naskah ditutup dengan klik pada File button, kemudian pilih Close.
3) Membuka File Presentasi
Berikut ini prosedur untuk membuka file yang sudah tersimpan.
a) Klik pada File button, lalu Arahkan pada Open (CTRL + O). Setelah muncul kotak dialog Open, pilih lokasi file yang diinginkan, lalu pilih nama file yang bersangkutan.
b) Klik tombol Open atau klik dua kali file yang ingin dibuka.
c. Pengolahan File Presentasi
d. Mengatur format slide







Komentar
Posting Komentar